Penyaluran dana dan status kepenerimaan bansos PKH merupakan salah satu hal yang selalu menjadi pertanyaan dari semua masyarakat atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pada dasarnya besaran dana bansos PKH ditentukan oleh kategori yang diterima KPM.
Tidak semua KPM mendapatkan kategori yang sama dalam bansos PKH dan tidak semua kategori memiliki besaran dana yang sama. Hanya ada beberapa besaran dana PKH yang sama, yaitu bansos untuk ibu hamil, balita, lansia, dan penyandang disabilitas berat.
Lalu untuk memastikan kategori penerima, KPM harus melakukan pengecekan terhadap status kepenerimaan mereka. Oleh karena itu hal ini sangat penting bagi KPM. Nah untuk memperjelas informasi terkait besaran dana dan status kepenerimaan bansos PKH, KPM harus menyimaknya di artikel ini.
Besaran Dana PKH
Seperti yang dikatakan sebelumnya besaran dana bansos PKH berbeda-beda, tiap kategori memiliki besaran dana yang berbeda-beda seperti yang dilansir dari situs resmi Kemensos.go.id.
Adapun besaran dana yang diterima KPM diantaranya sebagai berikut:
| No | Kategori | Indeks/Tahun (Rp.) | Indeks/3 Bulan (Rp.) | Indeks/2 Bulan (Rp.) | Indeks/Bulan (Rp.) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Ibu Hamil | 3.000.000 | 750.000 | 500.000 | 250.000 |
| 2 | Anak usia 0 s.d 6 tahun | 3.000.000 | 750.000 | 500.000 | 250.000 |
| 3 | Anak Sekolah SD | 900.000 | 225.000 | 150.000 | 75.000 |
| 4 | Anak Sekolah SLTP | 1.500.000 | 375.000 | 250.000 | 125.000 |
| 5 | Anak Sekolah SLTA | 2.000.000 | 500.000 | 333.333 | 166.666 |
| 6 | Disabilitas berat | 2.400.000 | 600.000 | 400.000 | 200.000 |
| 7 | Lanjut Usia 60 tahun ke atas | 2.400.000 | 600.000 | 400.000 | 200.000 |
| 8 | Korban Pelanggaran HAM Berat | 10.800.000 | 2.700.000 | 1.800.000 | 900.000 |
Setelah melihat tabel di atas, KPM tentunya dapat memprediksi jenis kategori apa yang diterima oleh mereka.
Namun untuk mmeperjelas atau menegaskan status yang terdata oleh Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), KPM tetap harus melakukan pengecekan terhadap status kepenerimaan bansos mereka.
Cara Cek Bansos PKH
Dalam pengeceakn bansos PKH, KPM dapat melakukan pengecekan status bansos secara online dan langsung.
Cek Bansos PKH Secara Online
Dalam pengecekan online, KPM dapat menggunakan situs resmi kemensos (cekbansos.kemensos.go.id) atau aplikasi cek bansos.
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Buka situs resmi kemensos (cekbansos.kemensos.go.id) di pramban ponsel KPM.
- Isi kolom NIK sesuai dengan NIK yang ada di KTP KPM.
- Ketik ulang Kode Huruf atau Kode Captcha.
- Klik Cari Data.
- Tunggu situs melakukan pengecekan terhadap NIK yang dicantumkan.
Setelah situs berhasil melakukan pengecekan, situs akan menampilkan hasilnya di layar ponsel.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Download aplikasi cek bansos.
- Buka aplikasi cek bansos
- Klik Cek Bansos
- Ketik NIK sesuai dengan KTP.
- Klik Cari Data
- Tunggu aplikasi melakukan pengecekan status kepenerimaan KPM.
Setelah aplikasi berhasil melakukan pengecekan aplikasi akan menunjukan hasil pemeriksaan melakui layar ponsel KPM.
Cek Bansos PKH Secara Langsung
Berbeda dengan pengecekan bansos PKH secara online, pengecekan secara langsung ini memiliki usaha yang lebih. KPM diharuskan untuk datang langsung ke lokasi pengecekan seperti Kantor Desa atau Lurah.
Adapun cara cek bansos PKH secara langsung diantaranya adalah:
- Persiapkan KTP asli KPM
- Datang langsung ke Kantor Desa atau Lurah
- Sampaikan maksud kedatangan kepada petugas
- Serahkan KTP dan ikuti arahan dalam melakukan verifikasi penerima bansos.
- Tunggu petugas memeriksa status kepenerimaan bansos PKH
Setelah petugas selesai melakukan pengecekan, petugas akan menyampaikan hasilnya secara langsung.
Pada dasrnya ketiga metode diatas sangatlah mudah untuk diikuti, namun hal ini tergantung pada KPM. Apakah mereka lebih nyaman dengan metode online atau langsung.
Setelah membaca artikel ini, diharapkan pada KPM untuk dapat menerapkan cara-cara yang sudah dijelaskan oleh artikel dengan benar dan tepat.














