Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi perhatian masyarakat pada Mei 2026. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai mencari informasi mengenai besaran dana yang diterima serta status kepenerimaan bantuan mereka.
Dalam program PKH, nominal bantuan yang diterima setiap penerima tidak selalu sama. Besaran dana ditentukan berdasarkan kategori penerima yang tercatat dalam sistem bantuan sosial pemerintah.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami rincian bantuan PKH sekaligus mengetahui cara mengecek status penerima bansos secara benar.
Besaran Dana Bansos PKH Mei 2026
Setiap kategori penerima PKH memiliki nominal bantuan yang berbeda. Beberapa kategori memang mendapatkan jumlah bantuan yang sama, seperti ibu hamil dan balita, maupun lansia dan penyandang disabilitas berat.
Berikut rincian besaran dana PKH tahun 2026:
| No | Kategori | Indeks/Tahun | Indeks/3 Bulan | Indeks/2 Bulan | Indeks/Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Ibu Hamil | Rp3.000.000 | Rp750.000 | Rp500.000 | Rp250.000 |
| 2 | Anak usia 0–6 tahun | Rp3.000.000 | Rp750.000 | Rp500.000 | Rp250.000 |
| 3 | Anak Sekolah SD | Rp900.000 | Rp225.000 | Rp150.000 | Rp75.000 |
| 4 | Anak Sekolah SLTP | Rp1.500.000 | Rp375.000 | Rp250.000 | Rp125.000 |
| 5 | Anak Sekolah SLTA | Rp2.000.000 | Rp500.000 | Rp333.333 | Rp166.666 |
| 6 | Disabilitas berat | Rp2.400.000 | Rp600.000 | Rp400.000 | Rp200.000 |
| 7 | Lanjut usia 60 tahun ke atas | Rp2.400.000 | Rp600.000 | Rp400.000 | Rp200.000 |
| 8 | Korban Pelanggaran HAM Berat | Rp10.800.000 | Rp2.700.000 | Rp1.800.000 | Rp900.000 |
Dari tabel tersebut, masyarakat dapat memperkirakan kategori bantuan yang diterima berdasarkan nominal pencairan yang masuk.
Pentingnya Cek Status Kepenerimaan PKH
Selain mengetahui nominal bantuan, KPM juga perlu memastikan status penerima mereka masih aktif di sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pengecekan status bansos penting dilakukan untuk:
- Mengetahui bantuan masih aktif atau tidak
- Memastikan data penerima masih terdaftar
- Melihat status pencairan bantuan
- Menghindari kesalahan data penerima
Dengan rutin melakukan pengecekan, masyarakat bisa memperoleh informasi bansos lebih cepat.
Cara Cek Bansos PKH Secara Online
Saat ini pengecekan bansos dapat dilakukan melalui layanan resmi milik Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Cek PKH Lewat Situs Resmi
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs Cek Bansos Kemensos
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
- Tunggu proses pencarian selesai
- Hasil status bantuan akan tampil di layar
Cara Cek PKH Melalui Aplikasi
Pengecekan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos.
Tahapannya sebagai berikut:
- Download aplikasi Cek Bansos
- Buka aplikasi di smartphone
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan nomor NIK KTP
- Klik “Cari Data”
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pemeriksaan
Cara ini dinilai praktis karena dapat dilakukan kapan saja menggunakan HP.
Cara Cek PKH Secara Langsung
Selain online, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan langsung di kantor desa atau kelurahan.
Berikut cara cek PKH secara langsung:
- Siapkan KTP asli
- Datang ke kantor desa atau lurah
- Sampaikan tujuan pengecekan kepada petugas
- Serahkan identitas untuk verifikasi data
- Tunggu petugas melakukan pemeriksaan
- Hasil status bansos akan disampaikan secara langsung
Metode ini biasanya dipilih masyarakat yang lebih nyaman melakukan pengecekan secara tatap muka.
Penutup
Besaran dana bansos PKH Mei 2026 berbeda-beda sesuai kategori penerima yang terdaftar dalam sistem pemerintah. Karena itu, masyarakat perlu rutin mengecek status bantuan agar mengetahui informasi pencairan dan memastikan data masih aktif.
Dengan adanya layanan online maupun langsung, proses pengecekan bansos PKH kini menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis bagi seluruh KPM.













