Banyak masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana cara melakukan skrining menggunakan BPJS Kesehatan. Skrining BPJS Kesehatan menjadi salah satu layanan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia terutama peserta JKN untuk mengetahui kondisi kesehatan.
Melalui layanan ini, peserta JKN dapat melakukan check up kesehatan awal secara online dengan melakukan pengisian kuesioner kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit.
Di tahun 2026, proses skrining BPJS Kesehatan semakin mudah karena bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan, hingga layanan PANDAWA WhatsApp.
Artikel ini akan membahas bagaimana caranya melakukan skrining BPJS Kesehatan secara lengkap dan langkah-langkah terbaru yang perlu diketahui peserta JKN.
Apa Itu Skrining BPJS Kesehatan?
Skrining BPJS Kesehatan adalah layanan pemeriksaan awal berbasis kuesioner untuk mendeteksi risiko penyakit tidak menular seperti:
- Diabetes melitus
- Hipertensi
- Penyakit jantung
- Gagal ginjal kronis
Peserta hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan terkait kondisi kesehatan, riwayat penyakit keluarga, serta gaya hidup sehari-hari. Setelah selesai, sistem akan menampilkan hasil risiko kesehatan peserta.
Layanan ini gratis dan dapat dilakukan satu tahun sekali oleh peserta aktif BPJS Kesehatan.
Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026
Berikut panduan lengkap melakukan skrining kesehatan BPJS secara online.
Cara Skrining Lewat Mobile JKN
Metode pertama adalah menggunakan aplikasi Mobile JKN.
Langkah-langkah:
- Unduh aplikasi Mobile JKN di HP.
- Login menggunakan NIK dan password akun BPJS Kesehatan.
- Masuk ke menu “Lainnya”.
- Pilih “Skrining Riwayat Kesehatan”.
- Pilih data peserta yang akan melakukan skrining.
- Isi data diri seperti:
- Tinggi badan
- Berat badan
- Nomor telepon
- Jawab seluruh pertanyaan kesehatan dengan jujur.
- Klik “Simpan” atau “Selanjutnya”.
- Hasil skrining akan langsung muncul di aplikasi.
Cara ini menjadi pilihan paling praktis karena semua proses dilakukan langsung dari smartphone.
Cara Skrining Lewat Website
Selain aplikasi, skrining juga dapat dilakukan melalui website resmi BPJS Kesehatan.
Langkah-langkah:
- Buka website resmi.
- Masukkan:
- Nomor kartu BPJS atau NIK
- Tanggal lahir
- Kode captcha
- Klik “Cari Peserta”.
- Setujui ketentuan yang muncul.
- Isi data diri secara lengkap.
- Jawab seluruh pertanyaan kesehatan.
- Klik “Simpan”.
- Hasil skrining akan ditampilkan dan bisa diunduh dalam format PDF.
Metode ini cocok digunakan melalui laptop maupun ponsel.
Cara Skrining Lewat PANDAWA WhatsApp
BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan skrining melalui PANDAWA.
Adapun cara skrining bpjs keseahtan lewat pandawa whatsapp diantaranya adalah:
- Simpan nomor PANDAWA BPJS Kesehatan: 08118165165
- Kirim pesan WhatsApp ke nomor tersebut.
- Pilih menu “Skrining Kesehatan”.
- Sistem akan mengarahkan peserta ke halaman skrining.
- Isi kuesioner kesehatan hingga selesai.
Metode ini memudahkan peserta yang ingin mengakses layanan BPJS lewat WhatsApp.
Data yang Harus Disiapkan Sebelum Skrining
Agar proses berjalan lancar, siapkan beberapa data berikut:
- NIK atau nomor kartu BPJS
- Tanggal lahir
- Tinggi badan
- Berat badan
- Nomor HP aktif
- Riwayat penyakit pribadi
- Riwayat penyakit keluarga
Pastikan semua informasi diisi dengan benar agar hasil skrining lebih akurat.
Hasil Skrining
Setelah selesai mengisi kuesioner, peserta akan mendapatkan hasil berupa tingkat risiko kesehatan.
- Risiko Rendah
Menunjukkan kondisi kesehatan relatif baik dan tetap disarankan menjaga pola hidup sehat. - Risiko Sedang
Menandakan adanya beberapa faktor risiko yang perlu diperhatikan lebih lanjut. - Risiko Tinggi
Peserta dianjurkan segera melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Tindak Lanjut Setelah Skrining
Jika hasil menunjukkan risiko sedang atau tinggi, peserta dapat memeriksakan diri ke:
- Puskesmas
- Klinik pratama
- Dokter praktik mandiri
Pemeriksaan lanjutan penting dilakukan agar kondisi kesehatan dapat ditangani lebih cepat.
Penutup
Cara skrining BPJS Kesehatan tahun 2026 sangat mudah dilakukan secara online melalui Mobile JKN, website resmi, maupun layanan PANDAWA WhatsApp. Dengan melakukan skrining secara rutin, peserta JKN dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan mencegah risiko penyakit kronis sejak dini.














