Cara Ajukan KUR BRI 2025 Meski BI Checking Buruk, Simak Trik dan Tipsnya!
Apakah Anda pelaku UMKM yang ingin mengajukan KUR BRI 2025, tetapi terkendala riwayat BI Checking yang tidak lancar?
Jangan khawatir — Anda tidak sendirian.
Banyak pelaku usaha kecil dan mikro yang mengalami hal serupa namun tetap berhasil mendapatkan pinjaman usaha dari BRI.
Meskipun catatan kredit Anda termasuk bermasalah atau pernah menunggak cicilan, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan bantuan modal dari program Kredit Usaha Rakyat.
Berikut ini cara dan tips mengajukan KUR BRI meski BI Checking Anda buruk.
Mengapa BI Checking Berpengaruh dalam Pengajuan KUR?
Setiap permohonan pinjaman di perbankan, termasuk KUR dari BRI, akan melalui proses pemeriksaan riwayat kredit melalui SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).
Sistem ini menggantikan BI Checking lama dan merekam seluruh histori kredit Anda di lembaga keuangan.
Berikut ini klasifikasi kolektibilitas kredit berdasarkan status pembayaran:
-
Kolektibilitas 1 (Lancar) – Tidak pernah menunggak
-
Kolektibilitas 2 (DPK) – Tunggakan maksimal 90 hari
-
Kolektibilitas 3, 4, 5 (Bermasalah/Macet) – Tunggakan lebih dari 90 hari
Idealnya, bank hanya menyetujui pengajuan dari pemohon dengan skor kredit Kolektibilitas 1 atau 2.
Tapi jika Anda berada di level 3 ke atas, masih ada cara mengajukan KUR BRI meski skor BI Checking jelek.
5 Cara Mengajukan KUR BRI 2025 Walau Riwayat Kredit Buruk
1. Lunasi Semua Tunggakan dan Dapatkan Surat Lunas
Langkah awal untuk memperbaiki status BI Checking adalah melunasi semua kredit bermasalah. Setelah dilunasi, mintalah surat keterangan lunas dari pihak pemberi pinjaman.
Status Anda di SLIK OJK akan diperbarui dalam 30–60 hari setelah pelunasan, tergantung kebijakan lembaga keuangan sebelumnya.
2. Persiapkan Dokumen Pengajuan KUR Secara Lengkap
Dokumen yang rapi dan lengkap menunjukkan keseriusan Anda. Berikut dokumen yang wajib disiapkan:
-
KTP dan Kartu Keluarga (KK)
-
Surat Keterangan Usaha atau IUMK
-
Nomor Induk Berusaha (NIB)
-
NPWP (jika punya)
Dokumen lengkap akan memudahkan proses verifikasi pihak bank.
3. Bangun Rekam Jejak Keuangan yang Baik di BRI
Coba mulai menabung secara rutin di rekening BRI beberapa bulan sebelum mengajukan KUR. Hal ini memberi sinyal positif bahwa Anda punya alur kas sehat dan dapat dipercaya oleh bank.
4. Tambahkan Jaminan Tambahan (Jika Bisa)
KUR Mikro BRI biasanya tidak membutuhkan agunan hingga plafon Rp50 juta. Namun, jika Anda punya catatan BI Checking buruk, menyertakan jaminan sukarela seperti sertifikat rumah atau BPKB kendaraan bisa membantu meningkatkan peluang disetujui.
5. Buktikan Usaha Anda Aktif dan Layak Dibiayai
BRI akan menilai apakah usaha Anda benar-benar produktif. Pastikan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan dan siapkan dokumen pendukung seperti:
-
Mutasi rekening
-
Catatan transaksi penjualan
-
Foto aktivitas usaha
Tips Tambahan Agar Pengajuan KUR Lebih Mudah Diterima
-
Ajukan di Awal Tahun: Kuota KUR biasanya masih banyak di awal tahun anggaran
-
Datangi Kantor BRI Terdekat: Proses verifikasi lebih cepat dan personal
-
Hindari Pengajuan ke Banyak Bank Sekaligus: Ini bisa menurunkan skor kredit Anda di SLIK OJK
Kesimpulan
Meski Anda punya riwayat BI Checking yang buruk, tetap ada harapan untuk mengakses KUR BRI 2025.
Kuncinya adalah menunjukkan komitmen untuk memperbaiki kredit dan membuktikan bahwa usaha Anda layak mendapatkan pembiayaan.
Lakukan pelunasan tunggakan, kumpulkan dokumen penting, dan kelola usaha dengan profesional.
Jangan lupa bangun hubungan baik dengan pihak BRI, baik melalui tabungan aktif maupun komunikasi yang terbuka saat pengajuan.
Kunjungi situs resmi BRI untuk pengajuan online KUR: https://bri.co.id/kur














